Grobogan — Sekolah Tinggi Islam Sunniyyah Selo (STISS) Grobogan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dua dosen STISS, yakni Vidhy Andika Setyaningrum, M.Pd. dan Zeni Alifta, M.Pd., berhasil menyelesaikan Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga Tahun 2026. Kelulusan tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Islam Negeri Salatiga Nomor 666 Tahun 2026. Vidhy Andika Setyaningrum, M.Pd. yang menjabat sebagai Ketua LPM STISS Grobogan, serta Zeni Alifta, M.Pd. selaku Kaprodi PAI STISS Grobogan, dinilai telah memenuhi standar kompetensi dalam program tersebut. Ketua STISS Grobogan, Sucik Rahayu, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan profesionalisme dosen. “Capaian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan di STISS Grobogan. Kami berharap para dosen terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan institusi serta masyarakat,” ujarnya. Program PKDP sendiri merupakan program strategis dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dosen pemula, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara optimal. Dengan pencapaian ini, STISS Grobogan semakin optimis dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing.
Selamat Datang Di
Sekolah Tinggi Islam
Sunniyyah Selo
(STISS) Grobogan
Terletak di Kabupaten Grobogan, STISS Grobogan menarik mahasiswa yang datang dari luar kabupaten maupun dalam kabupaten. STISS Grobogan merupakan satu satunya perguruan tinggi di Kabupaten Grobogan yang berada di objek wisata religi yaitu makam Ki Ageng Selo. Selain itu, STISS Grobogan merupakan satu – satunya perguruan tinggi di Kabupaten Grobogan yang dikelilingi lebih dari 15 Pondok Pesantren.



