
Grobogan, 9 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi, dua dosen Sekolah Tinggi Islam Sunniyyah (STISS) Grobogan, Zeni Alifta, M.Pd. dan Vidhy Andika Setyaningrum, M.Pd. mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis STISS Grobogan dalam mendorong para dosen untuk terus mengembangkan kemampuan akademik dan pedagogik. Melalui program ini, peserta dibekali berbagai wawasan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di era modern, mulai dari perencanaan perkuliahan, strategi pembelajaran inovatif, hingga teknik evaluasi yang efektif.
Tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas dosen, kegiatan ini juga diharapkan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran yang diterima mahasiswa. Dengan dosen yang semakin kompeten, proses pembelajaran di kelas akan menjadi lebih interaktif, inspiratif, dan berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa secara optimal.
Ketua STISS Grobogan, Sucik Rahayu, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dosen merupakan bagian penting dari visi institusi dalam mencetak lulusan yang unggul. “Kami memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas dosen, karena dosen yang berkualitas akan melahirkan mahasiswa yang berkualitas pula. Upaya ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan STISS dalam membangun pendidikan tinggi yang berakhlak, berilmu, dan profesional,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam PKDP ini, STISS Grobogan berharap para dosen dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara nyata di lingkungan kampus, sehingga mampu menciptakan suasana akademik yang lebih dinamis dan berdaya saing, serta mendukung peningkatan mutu mahasiswa secara menyeluruh.
